MENELISIK ALIBI WANITA MAYBRAT "BAKIT-KU ANO"


MENELISIK ALIBI WANITA MAYBRAT

"BAKIT-KU ANO"

oleh
Hamah Sagrim


Wanita Maybrat, yang dikenal dengan sebutan Bakit/ku ano, mungkin adalah wanita termahal di Dunia. (menurut study perbandingan saudara Hamah Sagrim).

Realitanya, hal-hal yang membuat wanita Maybrat menjadi Mahal dan juga sebagai pengangkat prestise mereka sebagai wanita-wanita papan atas atau kelas terhormat adalah ketika pembayaran maskawing/harta. ini merupakan sesuatu yang menonjol dalam kehidupan orang Maybrat pada umumnya.

hal ini juga tidak kalah pentingnya dalam mengangkat prestise/gengsi/harkat/mar
tabat kelen laki-laki, yaitu ketika kerabat laki-laki mampu membayar maskawing kepada kerabat perempuan dengan jumlah kain timur dan uang yang banyak, maka dengan sendirinya ia akan dihargai dan ia disebut-sebut sebagai seorang Bobot (big man) atau bangsawan. lantas apa hubungannya dengan thema : MENELISIK ALIBI WANITA MAYBRAT? inilah jawabannya: 1. alibi yang selalu dilekatkan pada wanita maybrat adalah mereka selalu dan memang harus dibayar dengan jumlah dan harga maskawing yang nilainya 50 -100 juta, tanpa memandang kelebihan atau kekurangan mereka, tetapi didasarkan atas gengsi, martabat, dan sistem adat. 2. kesadaran para laki-laki (akut/ku sme) sekarang bahwa, "mengapa saya harus membayar harga mahal tetapi tidak ditunjang oleh kelebihan, atau harus memperoleh seorang bakit yang masih perawan?" hal ini membuat kebanyakan akut/laki-laki maybrat melakukan perkawinan keluar. 3. Wanita Maybrat, tidak semuanya menyadarkan diri sebagai Gender atau kaum wanita yang mana diharuskan dan memang harus tunduk dan patuh serta melayani laki-laki (suami) sebagai kepala dalam keluarga dan dirinya. 4. Kebanyakan Wanita Maybrat, senang untuk kawing keluar dari suku mereka sendiri, karena mereka menganggap bahwa laki-laki Maybrat, "tidak ganteng" "hitam" rambut tidak lurus/tidak berombak. padahal mereka tidak sadar kalau nilai mereka akan terangkat ketika menikahi laki-laki Maybrat. (survey pribadi). 5. Berpegang pada prinsip menutup diri tidak mampu tampil sebagai figur yang bisa mengatur orang lain. 6. selalu berpegang pada gengsi 7. wanita Maybrat yang lazimnya disebut dengan Bakit, karena lekat dengan budaya mereka kini telah tiada, mungkin mereka menganggap bahwa budaya mereka merupakan sesuatu yang tertinggal dan jika digunakan akan menurunkan derajat mereka. PERTANYAANNYA: "MASIH PANTAS KA WANITA MAYBRAT SEKARANG INI DI SEBUT BAKIT?" ATAUKAH KITA MENGGANTINYA DENGAN "MBA KIT?" tolong berikan komentar anda. MENTI KA ANU BETA

About this entry

Poskan Komentar

 

About me | Author Contact | Powered By Blogspot | © Copyright  2008